Latest Posts
IPL adalah salah satu teknik yang sekarang banyak digunakan di bidang teknologi. Teknologinya menggunakan sinar broadspectrum wavelength. Beda ya dengan laser. Kadang masih banyak yang mikir kalau IPL itu laser. Setahun belakangan lagi tren penggunaaan IPL di beberapa klinik kecantikan. Termasuk aku pun tertarik pengen nyobain. ;)

Kenapa pilih di TBL bukan ZAP yang lagi hits itu? Simpel. Karena waktu itu promo TBL lebih menarik. Hehe. 750ribu rupiah sudah dapet IPL underarm lifetime. Plus kalau follow instagram diskon 50ribu. Jadilah aku cuma bayar 700ribu untuk seumur hidup hihi. Kalau untuk sekarang sih kayanya sudah ngga ada promo semurah itu. Setau aku untuk sekarang promonya 1juta untuk underarm dan itu untuk setahun aja bukan lifetime.

Tapi aku ga semata2 pilih TBL karena lebih murah, aku search dulu, baca2 forum di female daily, dan akhirnya sampai pada kesimpulan kalau TBL lebih ga sakit, dan lebih mencerahkan ketiak dibandingkan ZAP. Oke fix memantapkan hati ke TBL.

Jadi Februari 2016 aku ke TBL Bandung di Mayfair Building Sukajadi untuk nyobain IPL Underarm karena waktu itu masih free trial jadi masih nyobain gratisan kan lumayan hehe. Rata2 di forum pada bilang kalau IPL lebih ga sakit daripada waxing. Ternyata, sama aja. Rasanya tuh kaya ditusuk jarum tapi yaudah sakitnya pas itu aja, selesainya ga berasa apa2. Prosesnya cepet loh! 10 menit beres. Jadi awalnya bulu2 di ketiak kita dicukur pakai alat cukur khusus, kemudian dikasih gel dingin2 gitu, mulai deh proses IPL nya. Selama proses mata kita ditutup dengan handuk kecil.

Setelah melakukan proses IPL, dikasih petuah sama kaka2 pegawai kalau tidak boleh cukur, tidak boleh waxing, tidak boleh pake deodorant selama 24 jam, tidak boleh keringetan selama 24 jam. Soalnya kalau cukur atau waxing, pori-porinya akan membesar lagi. Kalaupun ingin mencukur, harus menggunakan alat cukur khusus yang bisa dibeli di TBL seharga 400ribu. Tapi alat ini susah dapetnya. Kata kaka2 pegawai di sana, harus order dulu. Limited gitu sepertinya.

Hingga saat blog ini ditulis (Desember 2016), aku sudah melakukan treatment sebanyak 9 kali. Treatment dilakukan 5 minggu sekali. Treatment pertama belum terasa efeknya. Seperti dicukur biasa. Itu harus ditahan-tahan selama 5 minggu ngga cukur bulu ketek :(

Treatment ke-2, ke-3, baru kelihatan efeknya. Bulu tetap tumbuh tapi akan rontok dengan sendirinya. Lama kelamaan bulu yang tumbuh mulai sedikit. Baru benar-benar berasa pas treatment ke-7. Bener2 ngga tumbuh sama sekali. Kalaupun ada yang tumbuh, sedikit aja. Dan beneran bisa mencerahkan ketiak. Untuk rasa sakit ternyata pas treatment awal-awal aja, treatment selanjutnya udah ngga sakit lagi. Karena pori-pori sudah mengecil. Kalaupun masih ada yang sakit itu tandanya masih ada pori-pori yang besar.

Oiya beneran jangan cukur pake alat cukur biasa ya. Karena aku pernah cukur di tengah2 lagi treatment, soalnya memang waktu itu harus pake baju sleeveless jadi mau gimana lagi. Tiba2 bbrp minggu kemudian tumbuh bulu sampe panjang. Nyesel deh cukuran. Jadi pori-pori kita membesar lagi, makanya bulu bisa tumbuh lagi.

Sebenernya selain treatment underarm, aku juga pernah cobain sekali yang V-I-O atau nama lainnya daerah intim wanita. SAKIT! Hahahah. Rasanya kaya ditusuk2. Jujur kalau disuruh pilih IPL atau waxing aku lebih milih brazilian waxing. Walaupun brazilian waxing ga kalah sakitnya. Tapi aku masih mau mengulang brazilian waxing daripada IPL. IPL VIO di TBL harganya 750ribu untuk sekali treatment. (harganya sama dengan IPL Underarm seumur hidup) Tapi karena pas nyoba kemarin (Februari 2016) lagi ada promo 50% jadi aku hanya bayar 375ribu.

So far aku suka treatment di TBL. Seluruh pegawainya ramah, selalu menginfokan kalau ada promo tapi ga maksa harus beli, tempatnya bersih, dan diakhir treatment jg dikasih minuman (air mineral / teh / jahe panas). TBL juga sering ngadain promo. Paling sering buy 1 get 1. Dan kalau ulang tahun, dapat diskon 50% all treatment di bulan ulang tahunnya. Dan satu lagi, untuk member hanya bisa di satu cabang saja ya. Misal aku di TBL Bandung berarti hanya bisa treatment di Bandung saja. Ngga bisa tiba2 pengen di Jakarta atau Surabaya. Tapi kalau pindah kota bisa. Misal dari Bandung aku mau pindah Jakarta bisa. Berarti untuk perawatan selanjutnya akan di Jakarta terus tidak di Bandung lagi. ;)








Tokyo Beauty Laboratory
📌 Mayfair Building lantai 2, Jalan Sukajadi no. 228
☎ 022-2036018
IG: @tokyobeautylaboratory
Open Hours: 10am-7pm


Adriena
Masih dalam permasalahan bruntusan dan jerawatan macem ABG. Semenjak hamil entah karena hormon atau saya nya yang males ngerawat muka yang berakibat satu muka tiba-tiba muncul jerawat dan dahi jadi bruntusan. Biasanya masalah cuma oily skin tapi ngga sampai jerawatan parah. Demi muka enak diliat sama diri sendiri dan suami, dimulailah pencarian produk skin care yang aman buat bumil dan ampuh mengatasi jerawat plus bruntusan ini.


Saya termasuk fans The Body Shop dari dulu, tapi karena harganya ga ekonomis kalau di beli tiap bulan, jadi cuma beli yang perlu-perlu banget saja. Saya pernah review salah satu rangkaian Tea Tree The Body Shop juga disini, and i love it to bits! Sekarang saya akan review salah satu produk baru dari rangkaian Tea Tree yang menurut saya unik dan praktis, yaitu 3 in 1 Wash-Scrub-Mask. Yep, satu produk bisa dipakai sebagai sabun cuci muka, sebagai scrub dan sebagai masker. How come? seperti klaim di web nya :

Simplify your skin care routine with our 3-in-1 cleansing solution that will help you purify your skin, scrub out impurities through gentle exfoliation and help mattify your skin, without over-drying.
  • Leaves skin feeling refreshed and smooth
  • Enriched with organic Community Trade tea tree oil
Tea Tree memang terkenal bukan sebagai minuman (karena beracun) tapi ampuh sebagai pembasmi jerawat dan blemish. Jadi memang diperuntukan buat buibu dan nak gadis yang muka nya gampang jerawatan dan oily. Saya beli produk satu ini via online di website The Body Shop, waktu itu dapet voucher 100rebu tapi hanya bisa via online saja, yawes cuss beli 2 produk rangkaian Tea Tree. Saya beli 3 in 1 Wash-Scrub-Mask dan Tea Tree Targeted Gel.


Saya pakai 3 in 1 Wash-Scrub-Mask mostly sebagai masker saja. Karena sudah ada facial wash sendiri jadi daripada dobel-dobel saya pakai hanya untuk masker seminggu sekali. How to use it as mask :
- Keluarkan produk di tangan, sedikit-sedikit saja karena coverage nya luaaaas.
- Apply it on your face
- Tunggu 5 menit  (kalau saya agak dilamain biasanya sampai 10 menit)
- Bilas dengan air biasa.

Tekstur nya memang tidak akan dry atau jadi kering seperti masker-masker biasanya, jadi dia akan tetap agak basah but not in annoying way, cukup kering kok. Waktu membilas, biasanya saya agak men-scrub wajah. Setelah menggunakan produk ini tidak perlu cuci muka lagi karena produknya sendiri sudah include wash juga. My face feels cleaner tapi tidak kering, terasa kenyal. That's why i love tea tree products from The Body Shop. Mereka membuat kulit wajah bersih tapi tidak jadi kering kerontang. Tetap lembab dan kenyal. 

So in love with this product, and after couple months tried this product, my husband said that the acne slowly but sure disappear. Ngga tau itu cuma manis dimulut aja atau memang bener hahaha. Tapi memang jerawat sedikit-sedikir memudar tidak seperti di awal-awal sebelum pakai. Oiya, setelah mask-scrub-wash saya totol-totol jerawat yang masih gede-gede dengan Tea Tree Targeted Gel. Besoknya ngga langsung kempes sih, tapi 2 hari kemudian jerawatnya mulai pudar. Beauty takes time honey. 

Love,
Szasa
Sejak hamil jadi males banget dandan, bahkan keluar rumah atau ngantor kadang ga pake bedak. Parah. Beberapa alat make up yang habis juga ga sempet beli *alesan*
Akhirnya karena sedih lihat muka sendiri, beberapa hari kemarin memutuskan beli beberapa make up salah satunya Mizzu Smart Liner. Tapi setelah kebeli dan baru dua kali pake, ternyata ga sebagus harapan. Emang sih pemakaiannya gampang dan cepet kering, harganya juga ga terlalu mahal, tapi baru beberapa jam pemakaian sudah luntur kemana-mana di sekitar kelopak mata :( hiks. 
Image result
Selama ini kalau kita dikasih bunga, paling cuma bertahan 1 minggu terus masuk kotak sampah. Terakhir aku dikasih bunga, sebulan lalu, seneng sih...cuma sedih juga masa iya ini dibuang gitu aja. Sampai akhirnya temen aku bilang "Na, dikeringin aja. Gue ngeringin bunga dari jaman semester 3 kuliah sampe skrg masih awet."

Langsung deh browsing tentang ngeringin bunga.

1. Siapkan bunga
(ya iyalah..) Di sini ada bunga mawar dan baby breath.

2. Buka rangkaian


3. Siapkan pisau, gunting, benang

4. Potong miring ujung bawah tangkai bunga dengan pisau

5. Gantung terbalik bunga dengan benang

Sebenernya ga digantung satu persatu ngga apa2. Ini semua tergantung selera. Kalau kamu pengen bunganya tetep berbentuk seperti semula, ga perlu buka rangkaian, langsung digantung terbalik aja. Karena aku pengen rangkai lagi jadinya aku buka rangkaiannya terus gantung satu2. Untuk daun kembali lagi sesuai selera. Boleh dicopotin daunnya, tetep dibiarin semua, atau dicopotin beberapa. Kalau aku lebih milih dicopotin beberapa, banyakan aku copotin semua daunnya. Paling cuma ada beberapa bunga yang daunnya aku sisain 1 helai per bunga.

Oh iya! Digantungnya di tempat yang tidak terkena matahari langsung. Aku ngegantungnya di dalem jendela kamar. Ngga kena sinar matahari tapi masih kena semilir angin.

Satu lagi. Sebenernya untuk baby breath ga perlu digantung terbalik. Cuma mawar aja yang digantung terbalik. Tujuannya biar kelopaknya ga rontok, bentuk bunga tetap terjaga, karena lama kelamaan kelopaknya turun terus jatuh deh :(

6. Tunggu sekitar 2 minggu
Ada yg bilang sekitar 10-14 hari. Ada yang bilang 2-3 minggu. Aku ambil tengah2nya aja deh ya..2 minggu hehe. Pokoknya kalo dirasa udah kering banget, dilepas aja.

7. Setelah 2 minggu



8. Rangkai ulang


CANTIK KAAANNNNN????
(ngga nyante nulisnya)

Oh iya, ketika bunga sudah kering, bunga jadi rapuh sekali. Jadi harus dirawat dengan lembut macam ngerawat bayi. Karna kejadian tuh pas aku ngerangkai ulang, kebetulan aku anaknya grasak-grusuk, copot 1 deh bunganya dari tangkainya. Shock. Langsung hati-hati pegang bunganya. >.<

Nah bunga yang sudah dikeringkan ini bisa kamu simpan, dipajang di meja, awet deh sampe bertahun-tahun. Yang dapet bunga seneng, yang ngasih bunga juga ga rugi, everybody's happy

Adriena


Pemasangan PDAM di Surabaya ternyata bisa online, lho. Entah sejak kapan sih, aku taunya sejak butuh pasang PDAM untuk rumah baru yang belum jadi-jadi juga :)), setelah googling-googling syaratnya ternyata kalo online lebih simple dan cuma sekali aja datang ke kantor PDAM nya.

Tinggal isi aja data-data yang diperlukan di web PDAM.
terus upload beberapa file yang dibutuhkan seperti:
-KK, 
-KTP, 
-Rekening Listrik (karena sekarang listrik pake token, cukup kartu PLN nya saja), 
-SPPT, 
-Surat Tanah.
tapi jangan lupa filenya dikecilin dulu yaa ..

Hari itu juga setelah submit data, langsung ada petugas PDAM yang menghubungi untuk verifikasi, kalo ada yang dokumen yang kurang, bisa diambil petugas PDAM nya ke rumah. Beberapa hari kemudian nanti datang petugas PDAM yang survey lokasi rumah yang akan dipasang PDAM. Sekitar seminggu setelah dokumen lengkap dan benar, baru dapat SMS kalo sudah bisa dilakukan pembayaran ke PDAM dengan membawa materai 6000 dan bukti pendaftaran.
Karena aku daftar online, jadi ga dapat bukti pendaftaran, tapi petugas PDAM nya yang baik hati mau lho ngantar bukti pendaftarannya pas kita mau bayar, tinggal janjian ketemu di loket mana, haha.
Kurang lebih seminggu setelah pembayaran baru deh air PDAM nya ngalir ..
This is not a food review. I repeat. This is not a food review. I will not write about the food because I don't have any photos of it hahaha. Came here many times for lunch because its close to my office and I always order either Buntut Goreng/Bakar or Iga Bakar Sambal Ijo. So many western foods they have but their Iga Bakar Sambal Ijo is da best!

So in this post I only gave you some pictures of the place because every corner of this place is so camera-genic 






The famous Iga Bakar Sambal Ijo
Okay so that's all! Short review from me. Really really short. Hahaha. I'm sorry I can't give you food information. Peace!

Saka Bistro & Bar
📌 Jalan Karangsari no. 2, Sukajadi, BANDUNG
☎ 022-2039651
IG: @sakabistrobar
Open Hours:
Mon-Fri 11am-11pm
Sat 11am-1am
Sun 11am-12am

Adriena
Holaaaa.
I hope you have wonderful day which not included face break out (happen to me lately hiks). Anyway, let me ask you about something, how many lipstick do you have? Personally i always love lipstick with pretty color, which lead to buy them but never wear it daily. It's a bad habit, buying things but we wont need it at the end. But lately, the game color of lip color is getting stronger. From the cheap one to the pricey one (Kylie Cosmetics has crazy price tag for lipstick) but surprisingly they sold very fast. But i will not talk about that, i want to talk about the most happening lip coat from our own local girl, Lizzie Parra.


Last month Lizzie Parra, the make up enthusiast and make up artist had launch her first lip coat under her own brand, BLP. She launched 8 colors which are very pretty on our lip. Since the first day, BLP Lip Coat suddenly on high demand. They sold out fast on her website. I need to wait a week for it to restock again and one customer only be allowed to buy one product in one transaction. It is crazy how girls love lipstick or make up now days. Fortunately i bought two from eight shades, which are Persimmon Pie (the fav one) and Beet Me.

Overall, i love the lip coat. It's easy to use, smells soooooo good and not too pricey. Because it isnt a exactly lipstick so it wont wear long on your lip. You need to re apply it after eating or drink. But it stay as long as it need to be. The texture is creamy but it becomes matte very fast once you apply it on your lip. I hate the white tube, because i like to dab my lips after using lipstick with my finger, so the white tube become dirty because my own fault.

Persimmon pie has dark mauve shade. It is my first mauve shade i have. I usually go with pinkish shade. But surprisingly it looks good on me (my husband say so, so...). Persimmon pie also has bit orange-y shade on them, which i like too. And they sold out fast!


Beet me is my go to color actually. That's why i bought it in the first place. Bold pink to fuchsia shade will make my pale face has color instantly. I dont think people very much have a heart with this color, because the most happening shade lately are mauve to brown (thanks to Kylie lipstick) so they wont pick this pinkish shade. But i love it to bits!


But i want to try the Lavender Cream and Burnt Cinnamon, but they sold very fast too. Tell me your favorite lip color? Do you mostly go dark or bright color?

Love,
Szasa