Latest Posts


Pemasangan PDAM di Surabaya ternyata bisa online, lho. Entah sejak kapan sih, aku taunya sejak butuh pasang PDAM untuk rumah baru yang belum jadi-jadi juga :)), setelah googling-googling syaratnya ternyata kalo online lebih simple dan cuma sekali aja datang ke kantor PDAM nya.

Tinggal isi aja data-data yang diperlukan di web PDAM.
terus upload beberapa file yang dibutuhkan seperti:
-KK, 
-KTP, 
-Rekening Listrik (karena sekarang listrik pake token, cukup kartu PLN nya saja), 
-SPPT, 
-Surat Tanah.
tapi jangan lupa filenya dikecilin dulu yaa ..

Hari itu juga setelah submit data, langsung ada petugas PDAM yang menghubungi untuk verifikasi, kalo ada yang dokumen yang kurang, bisa diambil petugas PDAM nya ke rumah. Beberapa hari kemudian nanti datang petugas PDAM yang survey lokasi rumah yang akan dipasang PDAM. Sekitar seminggu setelah dokumen lengkap dan benar, baru dapat SMS kalo sudah bisa dilakukan pembayaran ke PDAM dengan membawa materai 6000 dan bukti pendaftaran.
Karena aku daftar online, jadi ga dapat bukti pendaftaran, tapi petugas PDAM nya yang baik hati mau lho ngantar bukti pendaftarannya pas kita mau bayar, tinggal janjian ketemu di loket mana, haha.
Kurang lebih seminggu setelah pembayaran baru deh air PDAM nya ngalir ..
This is not a food review. I repeat. This is not a food review. I will not write about the food because I don't have any photos of it hahaha. Came here many times for lunch because its close to my office and I always order either Buntut Goreng/Bakar or Iga Bakar Sambal Ijo. So many western foods they have but their Iga Bakar Sambal Ijo is da best!

So in this post I only gave you some pictures of the place because every corner of this place is so camera-genic 






The famous Iga Bakar Sambal Ijo
Okay so that's all! Short review from me. Really really short. Hahaha. I'm sorry I can't give you food information. Peace!

Saka Bistro & Bar
📌 Jalan Karangsari no. 2, Sukajadi, BANDUNG
☎ 022-2039651
IG: @sakabistrobar
Open Hours:
Mon-Fri 11am-11pm
Sat 11am-1am
Sun 11am-12am

Adriena
Holaaaa.
I hope you have wonderful day which not included face break out (happen to me lately hiks). Anyway, let me ask you about something, how many lipstick do you have? Personally i always love lipstick with pretty color, which lead to buy them but never wear it daily. It's a bad habit, buying things but we wont need it at the end. But lately, the game color of lip color is getting stronger. From the cheap one to the pricey one (Kylie Cosmetics has crazy price tag for lipstick) but surprisingly they sold very fast. But i will not talk about that, i want to talk about the most happening lip coat from our own local girl, Lizzie Parra.


Last month Lizzie Parra, the make up enthusiast and make up artist had launch her first lip coat under her own brand, BLP. She launched 8 colors which are very pretty on our lip. Since the first day, BLP Lip Coat suddenly on high demand. They sold out fast on her website. I need to wait a week for it to restock again and one customer only be allowed to buy one product in one transaction. It is crazy how girls love lipstick or make up now days. Fortunately i bought two from eight shades, which are Persimmon Pie (the fav one) and Beet Me.

Overall, i love the lip coat. It's easy to use, smells soooooo good and not too pricey. Because it isnt a exactly lipstick so it wont wear long on your lip. You need to re apply it after eating or drink. But it stay as long as it need to be. The texture is creamy but it becomes matte very fast once you apply it on your lip. I hate the white tube, because i like to dab my lips after using lipstick with my finger, so the white tube become dirty because my own fault.

Persimmon pie has dark mauve shade. It is my first mauve shade i have. I usually go with pinkish shade. But surprisingly it looks good on me (my husband say so, so...). Persimmon pie also has bit orange-y shade on them, which i like too. And they sold out fast!


Beet me is my go to color actually. That's why i bought it in the first place. Bold pink to fuchsia shade will make my pale face has color instantly. I dont think people very much have a heart with this color, because the most happening shade lately are mauve to brown (thanks to Kylie lipstick) so they wont pick this pinkish shade. But i love it to bits!


But i want to try the Lavender Cream and Burnt Cinnamon, but they sold very fast too. Tell me your favorite lip color? Do you mostly go dark or bright color?

Love,
Szasa
Minal aidin wal faizin!
Mohon maaf lahir dan batin semua.

Lebaran kemarin aku mudik ke Surabaya, and turns out this city has a lot of growing cafe. Aku dan Helsi nyobain kafe baru di Jalan Pregolan, sebelah persis BonCafe.

NOACH Cafe & Bistro. Pertama masuk, suka banget sama dekornya. Banyak dedaunan, ijo2 seger. Tempatnya 2 lantai. Ada non smoking room, dan smoking room. Sebenernya tertarik kesana gara2 ada meja di dalam semacam sangkar burung gitu. Haha.

Hi Helsi!
 

The famous spot
I'm not going to tell you about the food. Pas kesana kebetulan kami udah makan nasi goreng jadi masih kenyang. Jadi disana cuma minum aja sih sama pesen cemilan. Sorry :( 
Green Tea Latte
IDR 33k
Flavoured Latte
Cafe Latte with Hazelnut
IDR 33k

Flavoured Latte
Cafe Latte with Vanilla
IDR 33k
Green tea latte was good. Pahitnya green tea berasa jadi ga manis banget. Kan kadang suka ada tuh green tea latte tapi manis. Then for the flavoured latte, either vanilla or hazelnut, they taste similar. Hahahaha. All of the latte cost IDR 33k.
Noach Platter
Spinach Mozarella Balls, Tiger Prawn, Simple Salad, Mushroom Crispy, French Fries with Cheese & Thai Chili Sauce
IDR 88k
Dan untuk cemilan kami pesan Noach Platter. Enak sih menurutku. Jamurnya enak, crispy banget. Kentangnya enak. Udangnya enak. Mozarella balls sama saladnya entah, ga nyobain haha. Kalo mau tau menu yang lain, bisa cek di sini.

Overall aku suka sih tempatnya. Harga juga ngga terlalu mahal. Kalo mau cari tempat makan yg instagramable, then you should go here. Lucu banget dekornya. Even the bathroom has a cute decor too!


Noach Cafe & Bistro
📌 Jalan Pregolan no. 4, Tegalsari, Kota Surabaya
☎ 031-53111360
IG: @noachsurabaya
Open Hours:
Mon-Thu 11am-12am
Fri-Sat 11am-2am

Adriena
Selamat puasa teman teman! Tapi ngga terasa ya bulan Ramadhan tahun ini akan segera berakhir. Kira-kira tinggal 4 hari lagi lalu kita merayakan Idul Fitri! Oh iya, mohon maaf lahir batin untuk semua kesalahan yg disengaja maupun tidak sengaja. May Allah blessing always upon you and your family, aamiin.
Selain Idul fitri, bagi para perantau seperti kami, mudik adalah satu hal yang dinanti-nanti. Pulang ke kampung halaman, bertemu keluarga besar, bertemu teman-teman lama yang juga se kota, surely we wouldnt miss it! Tapi banyak hal yang kadang membuat orang bete ketika mudik, entah tiket mahal, jalanan macet, atau semua bandara dan stasiun jadi seperti pasar. But don you worry honey, we have few tips and tricks that will make your mudik more enjoyable (But Mostly for plane and train user)


1. Beli Tiket Jauh-Jauh Hari
Hal ini berlaku untuk kereta ataupun pesawat. Apalagi kereta ya, karena tiket kereta bisa dibeli 90 hari sebelum perjalanan. Kalian harus standby di web PT KAI untuk berebut tiket online. Kalau kalian bisa cuti 1 atau 2 hari sebelum hari terakhir kerja, kesempatan mendapat tiket akan lebih besar, karena orang akan selalu memilih hari terakhir kerja atau sehari sesudahnya untuk mudik. Untuk pesawat, better booked it early, karena harga semakin tinggi jika mendekati hari H. Tetapi tidak selalu mahal, terkadang malah dekat dengan hari H harga tiket menjadi lebih murah. Tapi tidak akan berbeda jauh dengan harga tiket di jauh-jauh hari. So better prepare you ticket 2 or 3 months ahead. 

2. Pilih Maskapai Premium
Jika kalian mudik dengan pesawat, you'll know the struggle with long delay. Entah delay di waiting room atau delay saat akan take off. It's not the happiest thing in the world, the worst perhaps. Jadi, pilih maskapai premium untuk menghindari delay panjang. Selain menghemat waktu, tenaga dan emosi, harga tiket maskapai premium dan ekonomi tidak akan terlalu jauh berbeda di saat mudik lebaran. Kembali lagi ke tips pertama, beli tiket jauh-jauh hari.

3. Pilih Penerbangan Pagi atau Siang
Selain jalanan tidak terlalu macet, chance delay juga tidak akan terlalu lama seperti kita pilih penerbangan sore sampai malam hari. 

4. Packed Lightly
Mudik berarti kita membawa banyak barang atau oleh-oleh untuk keluarga. Jika bawaan kita banyak, kita harus mangantri untuk baggage claim setelah mendarat. Ketika musim mudik, mengantri baggage claim bisa 2-3 kali lebih lama dari waktu normal (apalagi di bandara Bandung, they only have one baggage claim for entire airlines, how was it? DISASTER). Kalau kalian akan banyak membawa oleh-oleh, paketkan saja ke rumah kamu seminggu sebelumnya. So you wont bring heavy baggage all over airport or station. Dan meminimalisir kehilangan dan kelupaan bawa.

5. Check Your Car Before.
Jika kalian mudik menggunakan mobil, dont forger to check everything in your car. Buat reservasi atau servis 1-2 minggu sebelum mudik. Karena weekend terakhir sebelum mudik adalah waktu paling ramai tempat servis di seluruh Indonesia. You need to queue 5 hours.

6. Do Come Early
Karena the early bird gets the worm. Kita tidak tahu di perjalanan menuju airport atau stasiun ada sesuatu hal yang membuat macet luar biasa. We cant predict Jakarta's traffic. Better come early than sorry, right. Ketika harus checkin, kita tidak perlu antri terlalu lama. I usually stroll around the airport if i came too early, or just bring book you haven't read.

7. Cari Spot Tempat Duduk Dekat Rombongan Keluarga
Ini salah satu andalan saya jika berpergian sendiri. Ketika menunggu kereta atau pesawat boarding saya akan mencari tempat duduk dekat rombongan keluarga. Sure, sometimes they would really chatty and noisy tapi ada sedikit rasa aman dari pada duduk bersebelahan dengan stranger. People would recognize you one of the family member.

8. Bring Headset or Books
Kalau kalian ingin lebih suasana tenang bawa kedua barang ini. Karena akan memberi kode ke orang lain "DO NOT TRY TO TALK TO ME". Apalagi di bandara sekarang banyak wifi gratis yang bisa digunakan untuk browsing dan streaming youtube.

9. Wear Your Most Comfortable Clothes and Shoes.
Kadang saya geli dengan mba mba yang suka pakai high heels saat akan mudik. Like you're trying to murder someone when you accidentally being stepped on. Wear something comfortable, karena bandara atau stasiun akan lebih sumpek dan panas karana orang lebih ramai.

10. Berdoa
I should write this down on the first tips haha but nevermind. Semua dipasrahkan saja ke Allah. Niat mudik adalah berkumpul dengan sanak saudara,which a decent will. Jadi semoga dilancarkan dan diberi kesabaran di jalanan yang macet dan delay pesawat aamiin!

Kalau kalian punya tips dan trick yang lain, boleh share di comment. Selamat mudik ya, hati-hati di jalan!

Love,
Sza
Ciumbuleuit kayanya lagi gencar2nya menambah resto. Daerah ini diuntungkan dengan letaknya yang tinggi jadi suasana alamnya masih segar dan sejuk. Termasuk Wild Grass Resto ini. Wild Grass letaknya ga jauh dari Miss Bee, sekitar 100 meter saja.


Permesan Pesto Crusted Tenderloin
Juicy Tenderloin Topped with Pesto and Crusted Parmesan Cheese, Served with Sweet Potato, Cinnamon Cream and Mushroom Gravy
IDR 79k
Dagingnya kecil, tulisannya juicy berharap endeus di lidah ternyata biasa aja. Terus yg paling aneh adalah kentang dikasih bubuk cinnamon dimana menurut aku bukan padu padan yg pas. Kentangnya jadi manis. :(
Hawaiian Steak
A Great Cut of Sirloin, Seasoned with Wild Grass Mix Seasoning, served with Grilled Fresh Pineapple, Sunny Side Up Egg and Pineapple Gravy
IDR 79k
Better lah daripada tenderloin sebelumnya, cuman nanas yg dipotong gede terus disajiin gitu aja masih sama kulit2nya jadi agak nyusahin :))
Spicy Miso Salmon
Grilled Miso Marinated Salmon with Mexican Potato Gratin and Corn Flakes Salsa
IDR 95k
Ga ikutan nyobain menu satu ini cuman kata temen aku rasanya ga masuk di lidah, semacam bumbu gado2 haha. Tapi salmonnya enak sih.
Ultimate Burger
Home-made Juicy Beef Patty served with Deep Fried Crispy Orange Cheddar, Grilled Pineapple, Lettuce, Mushroom and Toasted Chili Mayo Burger Bun
IDR 65k
Finally ada makanan yg enak. Ultimate Burgernya the BEST lah! Dagingnya enak. Crispy orange cheddarnya apalagi. Friesnya juga enak, gurih, ga manis kaya yg di tenderloin hahah. Maafkan fotonya fokus ke fries nya bukan ke burgernya.
Tropical Sensation
Sharing Mocktail with Sweet and Sour Taste Mixed with Guava Juice, Mango Juice and Pineapple Juice Topped Up with Soda and Slice of Fruit
IDR 59k (for two)
Lembang Sangria
Sharing Mocktail with Traditional Tea Mixed with Cranberry Juice, Orange Juice Topped Up Soda and Slice of Fruit
IDR 59k (for two)
Setiap minuman sharing tadi dikasih 2 gelas yg berisi potongan buah2an. Baru deh dituang mocktailnya. Nuangnya pake sendok pipih jadi seperti di foto minuman mocktail di atas jadi bayangin aja nuanginnya ke gelas butuh sejam. Lebay.

Chili Choco Lava
A Classic Chocolate Lava Cake with A Hint of Chili served with Ice Cream
IDR 45k
Enak sih! Kirain cokelat pake cabe jadinya aneh. Ternyata enak. Bukan cabe banget sih..jadi makan cokelat sambil ada pedes2nya gitu.
Sebenernya order Sundae Ice Cream juga tapi lupa ga difoto. Ice creamnya enak! Harga cuma 35ribu rupiah udah dapet 3 scoop ice cream dengan variant rasa yg kita pilih sendiri.

IMO, Wild Grass ini sebenernya ingin mencoba memberikan menu unik atau memberikan rasa baru dengan cara memadupadankan bahan-bahan makanan yang biasanya belum pernah dipadupadankan (apa sih ini maksudnya). Ada yg sukses....ada yg fail. Hehehe. Tapi sejujurnya untuk rasa aku lebih pilih resto sebelahnya, Miss Bee. Dari segi porsi juga lebih banyak Miss Bee. Heheee... Walaupun kalau dari sisi desain resto, Wild Grass lebih unik sih, lebih instagramable, lebih cocok buat anak muda untuk hangout. Kalau Miss Bee lebih ke segmen family.






Wild Grass Resto
📌 Jalan Gunung Kareumbi no. 10 Cidadap, Bandung
☎ 022-82602840
IG: @wildgrassresto

Adriena
Hai hai... aku mau cerita japan trip beberapa hari lalu yang terasa berlalu amat cepat. Pesertanya adalah aku, Yusuf, Suci, dan Monic.

Setelah 8 jam perjalanan Surabaya-KL-Tokyo, sampai di Haneda Airport pukul 23.00. Imigrasinya ga ribet, toilet bersih, banyak fitur di closetnya yang bisa dicobain, dan kalo mau mandi di airport ada shower room juga. Karena kami besoknya mau pergi pagi-pagi sekali jadi kami sleepover di airport.

Day 1 : Tokyo (Tokyo Imperial Castle - Disneyland)
Tujuan pertama kami berempat ke Tokyo Imperial Palace yang aku bayangkan bentuknya kerajaan ala Jepang dan banyak orang pakai yukata atau kimono. Ternyata malah kami ga bisa masuk karena harus ada ijinnya dulu, hiks. Padahal nyari lokasinya penuh perjuangan pake nyasar dulu ke Chiyoda Park yang luas banget di sebelahnya.
Kecewa dengan Tokyo Imperial Palace, aku dan Yusuf langsung menuju Disneyland, sedangkan Suci dan Monic keliling Tokyo sambil ngafe cantik. Hore banget banyak parade mulai siang sampai malam dan wahananya ga ada yang bikin degdegan kecuali Space Mountain yang ternyata roller coaster. Begitu selesai kembang api, langsung balik karena harus ngejar shuttle dari hotel. Kalau di Best Western Nishikasai menyediakan shuttle PP Disneyland-hotel. 


Tokyo Imperial Palace

Raspberry Ice Cream

Disneyland Tokyo malam hari

Day 2 : Tokyo (Sensoji Temple - Lake Kawaguchiko)
Sebelum ke Kawaguchiko, aku dan Yusuf nyempetin dulu ke Sensoji Temple di daerah Asakusa, niatnya sarapan ramen Naritaya tapi sampai jam 10.00 belum juga buka akhirnya dipending aja dulu, soalnya buru-buru ketemuan Suci dan Monic, kami mau ke Kawaguchiko lake. 
Setelah dua jam perjalanan dari Tokyo ke Kawaguchiko, kami memilih menuju Mt. Kachi Kachi Ropeway supaya bisa melihat gunung Fuji dengan jelas. Alhamdulillah sore itu cuacanya lagi bagus, jadi kelihatan cantiknya gunung Fuji.


Sensoji Temple


Tokyo Tower *dari Sensoji temple*

Mt. Fuji


Kawaguchiko Lake



Day 3 : Tokyo (Shinjuku Gyoen Park - Harajuku - Akihabara - Shibuya)
Last Day di Tokyo aku dan Yusuf jalan-jalan pagi di Shinjuku Gyoen, tamannya luas dan banyak bunga mawar aneka jenis dibagian belakang taman. Lanjut ke Harajuku cuma mau tau gimana ramainya, ternyata ramai sekali, isinya toko semua sepanjang jalan. Dari Harajuku, kami lanjut ke Akihabara yang penuh dengan cosplay, oh iya sempat lihat juga markas AKB48 ! Haha
Terakhir ke Shibuya dengan tujuan merekam banyaknya manusia yang melewati crossing street Shibuya plus foto sama Hachiko yang legendaris itu. 
Malamnya kami berdua menuju Kyoto naik Willer Bus, perjalanannya selama 10 jam.


Masjid Cami Tokyo

Takeshita Street, Harajuku

Hachiko Statue

Shinjuku Groen Park

Day 4 : Kyoto (Arashiyama - Gion - Yasaka Pagoda)
Setelah sampai Kyoto, nitip barang di hotel, langsung deh janjian sama Suci & Monic di Arashiyama Bamboo Grove. Disini banyak yang pake kimono dan becak yang ditarik sama orang. Lanjut ke Gion untuk semangkok ramen halal Naritaya yang di Tokyo kemarinnya belum buka. Rasanya menurutku enakan ramen instan di Indomar*t sih. Karena bingung mau kemana lagi, kami berempat jalan aja sampai akhirnya ketemu Yasaka Pagoda. Lucu banget sekitar pagoda itu banyak rumah yang Jepang Banget! Banyak rental kimono sampai MUA nya juga lho! 
Suka banget di Kyoto, sayangnya cuma sebentar besoknya harus ke Osaka.

Arashiyama Bamboo Grove

Ramen Halal Naritaya, Gion, Kyoto

Fushimi Inari


Day 5 : Osaka (Osaka Castle - Osaka Museum of History - Shinsaibashi - Dotonbori)
Tujuan pertama Osaka Castle, tapi katanya ga recommended kalau masuk dalam castle, jadilah kami berempat cuma foto sambil jajan di depan castle. Lanjut ke Osaka Museum of History yang tinggi sekali gedungnya, isinya sejarah kehidupan di Osaka. Next adalah Shinsaibashi, tempat belanja yang panjaaaang banget bahkan nyambung ke Tenjinbashi juga tempat belanja. Di Shinsaibashi kami ga sengaja nemu Pablo Cheese Cake yang enak banget ternyata. Terus kalau Dotonbori lokasinya deket jadi tinggal jalan sampai lihat Glico Sign.

Osaka Castle

Rainbow Ice


Museum of History

Dotonbori, Glico Sign 

Day 6 : Osaka (Universal Studio Jepang)

Last Day jalan-jalan di Jepang ini seharian di USJ. Paling suka wahana Spiderman dan Harry Potter, ga memacu adrenalin. Haha










Day 7 : Osaka (Kansai International Airport)
Mau pulang juga masih ada drama. Jadi di maps bilang dari hotel kalau mau ke airport dari stasiun Shin-Imamiya, kami pikir itu stasiun yang biasanya. Ternyata ada Shin-Imamiya lain yang khusus ke airport, jaraknya masih 500m lagi. Alhamdulillah ngga telat sampai airport bahkan sempat-sempatnya mampir di duty free ;))