Latest Posts
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hari ini adalah hari terakhir masuk kerja di tahun 2017. Sudah bisa ditebak, bahwa kantor sepiii sekali. Hari-hari akhir tahun adalah hari yang nanggung, target sudah tercapai, mau mulai bergerak untuk tugas tahun depan kok kelihatan kerajinan banget hehe. Jadinya 2 hari ini saya sibuk nulis blog. Nulis blog adalah salah satu hiburan, mengingat di ruangan hanya tersisa 3 orang yang saling diam.

Baiklah aku lanjutkan cerita yang kemarin yaa. . Kali ini ceritanya mau sampai tuntas. Jadi tenang ajaa, gak bakal ada part lainnya. Selain karena sisa waktu kantor sepi tinggal hari ini dan takutnya kalau kepanjangan malah jadi novel lagi. 

💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓

After Khitbah
Khitbah atau Peminangan adalah seorang laki-laki muslim yang akan menikahi seorang muslimah, hendaklah ia meminang terlebih dahulu karena dimungkinkan ia sedang dipinang oleh orang lain. Dalam hal ini Islam melarang seorang laki-laki muslim meminang wanita yang sedang dipinang oleh orang lain (Sumber: https://almanhaj.or.id/3231-khitbah-peminangan.html). 
Hari sabtu itu dia datang kerumahku seorang diri bertemu dengan Bapak Ibuku secara langsung. Hari itu perasaanku biasa saja, aku tidak mau terlalu memikirkan kedatangannya dirumahku. Dengan berbekal nasihat dari mbak dan mas iparnya dan berbekal nonton film Ketika Cinta Bertasbih pas bagian khitbahnya 👈 ( Ini cerita asli versi suami setelah menikah yang bikin ngakak), akhirnya dia sukses mendapatkan tanda positif dari kedua orang tuaku. Bapakku yang biasanya cuek sama cowok-cowok yang dekat denganku dan adekku, bahkan berdasarkan penuturan suami, Bapakku begitu baik ngajak ngobrol terus. Setelah kehadirannya, Ibuku langsung menelpon, dan menyatakan persetujuannya. Ibuku mempersilahkan aku untuk berbicara lebih lanjut dengan Anto untuk kedepannya.
Malamnya Anto nelpon aku, ini pertama kalinya kita berbicara membahas permasalahan itu. Agak awkward sih, mengingat dia adalah temenku sendiri di kampus, meskipun kami tidak terlalu dekat. Gaya bicaranya santai, enak, tidak tampak canggung, sehingga akupun menjawabnya juga santai. Saat dia bertanya kapan kiranya aku bisa pulang ke madiun untuk diadakan lamaran secara resmi, 

Aku malah bertanya "Kamu mau menikah sebelum lebaran atau setelah lebaran" "Kalau setelah lebaran, sebaiknya lamarannya nanti aja menjelang puasa, dan berarti kita tidak usah komunikasi dulu". Dia pun menjawab dengan ragu karena belum lihat kalender "Ya sebelum lebaranlah". Padahal awal puasa adalah akhir mei. Berarti hanya tersisa 2 bulan lebih untuk mempersiapkan semuanya. "Cepet juga ya ternyata, hehe" katanya lagi. 

Btw menurut pengakuan suami, saat telpon-telponan itu, dia sudah menulis semua daftar pertanyaan karena takut bingung, dan tambah awkward. Pantesan di telpon kok lancar gitu, gak ada berhentinya, sambung menyambung pembicaraannya. Telepon diakhiri dengan kejelasan lamaran dilakukan kira-kira Maret akhir atau April awal. Sebenarnya, aku berharap lamaran dilakukan secepatnya dan nikah secepatnya, mungkin pas ulang tahun Ibuku 22 April. Karena menurutku semakin pendek jarak khitbah dan pernikahan, semakin sedikit godaannya. Tapi sepertinya Anto belum siap, wkwkwk (malah aku yang ngebet pengen cepat 😀)

Pemilihan Vendor

Pada proses ini, ibuku adalah orang yang paling semangat. Ya iyalah, ibukulah yang paling menunggu saat-saat ini, saat-saat anak gadisnya yang pertama menikah. Belum juga lamaran, ibuku sudah curi start cari gedung. Aku dan ibuku sepakat untuk venue pernikahan yang nyaman, luas sehingga tamu bisa dengan tenang menikmati hidangan. Karena tamu adalah raja, sebagai penghargaan mereka sudah mau datang dan memberikan doa restu, maka harus kita jamu dengan sebaik-baiknya. Sesuaikan budgetmu dan jumlah tamu undanganmu. Prinsipnya kita pilih gedung yang membahagiakan tamu, bukan yang membahagiakan kita yaaa. Maka awal maret itu, diputuskanlah ke Ballroom Hotel The Sun. Tanpa hitung weton-wetonan hanya berbekal melihat ketersediaan tanggal maka tanggal 20 Mei adalah tanggal yang dianggap paling pas. Tapi selain kita yang mengincar tanggal 20 Mei ada anak-anak sekolah yang mau perpisahan. Jadinya ibuku tanpa malu, langsung WA Anto, tanya apakah bersedia tanggal 20 Mei. Anto pun menyetujuinya. 

Masih sebelum lamaran juga, aku dengan pedenya juga sudah menghubungi vendor-vendor undangan, tukang make up, baju pernikahan dan lain-lain. Aku paling suka memang ngurusin perintilan beginian membuat aku tambah semangat. Jadiiiii sebelum lamaran, semuanya sudah siap, Gedung udah dipesen, Vendor sudah di DP. Padahal bisa aja, Anto berubah pikiran, dan lamaran dibatalkan, huaaaaaa 😭😭😭. Tapi lagi-lagi ada suatu keyakinan dan ini merupakan ikhtiar, supaya pernikahan dapat disegerakan.

Beneran godaan after khitbah itu benar-benar dasyat, karena pada intinya setan tidak suka melihat sepasang umat manusia disatukan dalam pernikahan yang sah. Dalam pikirku, kalau memang lamaran gak jadi, ya sudah dia bukan jodohku. Lagi-lagi kali ini aku selalu berusaha mengedepankan logika bukan perasaan. Ya iyalah la memang belum ada perasaan apa-apa ke Anto juga. Jadi ngurusin perintilan itu, membuatku sedikit lupa tentang perasaanku.
Suasana Gedung The Sun Hotel, Luas dan nyaman
Foto bersama WO dan MC yang keceeee, gak salah pilih mereka

Lamaran

Sebenarnya lamaran dan khitbah sama ya, lamaran disini aku kondisikan sebagai khitbah secara resmi pihak laki-laki dan keluarganya. Sebelum lamaran kita jarang banget komunikasi, mungkin komunikasi kita bisa dihitung jari. Aku lebih sering nyuruh ibuku untuk komunikasi ma Anto. Entah kenapa waktu itu, males bangettt untuk berhaha hihi, chatting-chatting pedekate gitu. Aku benar-benar tidak berusaha mengakrabkan diri dengannya. Diapun juga begitu. Aku selalu berpikir, nanti saja lah, abis nikah. Bahkan di hari lamaran, dia cuman kasih satu pesan pendek "Kami berangkat" hehe. Lamaran kami juga ala kadarnya saja. Tanpa cincin, perhiasan ataupun bunga. Bener-bener hanya perkenalan, menanyai aku bersedia tidak yang hanya aku jawab "Insya Allah", dan makan bersama. Aku juga lebih sering di belakang bareng keluargaku daripada nemenin dia. Kalau dipikir-pikir sekarang kasihan ya suami pas itu hehehe. So lamaran pun dari pihakku gak ada dokumentasinya hehe. 
Setelah lamaran itu aku baru cerita ke sahabat-sahabatku termasuk ciwi-ciwi ini mengenai prosesku. Mereka kaget dan seperti dugaanku mereka pada gak nyangka. Jadi sebelum lamarannya hanya satu temanku saja yang tau, temen yang kuajak beli kain di mayestik makanya mau gak mau harus jujur dong, hehe.


Godaan-godaan Mulai Muncul

Aku pikir dengan mengurangi komunikasi antara kami berdua, maka dapat menghilangkan godaan-godaan setan. Karena biasanya gara-gara komunikasi, suatu lamaran pernikahan bisa dibatalkan, suatu hubungan yang sudah dibina lama dan tinggal akad saja bisa kandas. Biasanya kalau sering komunikasi, godaan muncul dari salah paham, kurang pengertian dan lain sebagainya. Namun ternyata setan punya berbagai macam cara untuk menghindarkan dari suatu pernikahan.  Setan masuk dalam hati kami, pikiran kami, menimbulkan perasaan was-was dan ketidakyakinan.
Beberapa godaan setan setelah saya himpun dari suami adalah sebagai berikut:

Godaan di Salya:
1. Merasa gaya Anto kurang oke. Setan tiba-tiba membuatku kepo facebook dan media sosial Anto, dan entah kenapa aku merasa Anto gak stylist dan biasa saja. Apalagi pas acara beli cincin, dia pakai jaket yang tidak aku sukai, dalam hati waktu itu aku mikir dengan sombongnya "Masa beneran dia, bakal jadi suamiku". Astaghfirullah.
Solusi : Aku inget-inget kata-kata temen kantorku. "Gaya/style dapat dengan mudah diubah tapi akhlak akan susah untuk diubah"
2. Merasa Anto kaku dan pendiam. Mengingat pertanyaan-pertanyaannya pas proses awal kami, melihat postingan-postingannya dan mengamati gaya bicaranya pas ketemu. Fix aku menganggap kalau dia kaku dan mungkin orangnya membosankan.
Solusi : Aku inget-inget hal-hal yang aku sukai darinya, salah satunya adalah sifat tegasnya. Anto bisa memilih dengan cepat, dan disertai alasan yang kuat. Karena jujur aku gak suka laki-laki yang bingungan "laki-laki terserah" ( kata terserah kan harusnya cuman milik cewek), yang gak bisa menentukan pilihan.
3. Perasaan cinta yang ta kunjung datang. Entahlah ini merupakan godaan setan, atau cara Allah menjaga hatiku. Tapi cinta yang ta kunjung datang itu sedikit membuatku frustasi. 
Solusi : Aku inget cerita mbak dian temen kosku, dulu awal dia belum ada perasaan ma suaminya. Tapi sekarang lengketnya kaya prangko, kemana-mana ditemani, hehe.

Godaan di Anto:
1. Merasa Salya sangat high, dan dia berharap aku membatalkan lamaran saja. Dia merasa terbebani. Dia sampai belajar nyetir, karena ngira aku gak suka naik motor, kepanasan dan lain-lain. Padahal aku paling gak suka naik mobil, lebih suka naik motor bisa swing-swing pas kemacetan.
2. Merasa Salya suka jalan terus, dia sampai takut membuatku bosan nantinya, sehingga dia berusaha cari referensi tempat-tempat yang bagus. Padahal aku anak rumahan banget, tidur-tiduran nonton TV adalah kebahagianku.


Yahh, mungkin godaan kita sederhana ya, tapi pas dijalani berat banget. Rasa cinta yang belum ada, ketakutan dan keraguan, kalau kami tidak memiliki obatnya atau solusi bisa berakibat fatal, bisa membuat batalnya proses pernikahan ini. Yang terpenting adalah rajin-rajinlah sholat istikhoroh. Kalau sudah sholat maka tidak ada yang perlu ditakuti, jika dia bukan jodohmu Allah akan menunjukannya dengan bukti yang sangat kuat. Jadi segala perasaan-perasaan yang aneh dan alasan yang tidak syari, yakinlah itu hanya godaan setan.

Pernikahan

Hari yang ditunggu-tunggu datang, yaitu Hari Pernikahan. Menjelang hari tu aku benar-benar disibukkan dengan acara. Cateringnya gimana, Dekornya gimana, jadi aku belum merasa deg-degan. Rasa deg-degan itu baru muncul setelah melihat foto yang dikirim temanku, foto Anto memasuki gedung pernikahan. 

"Ya Allah, tumbuhkanlah cintaku pada suamiku nanti. Engkaulah Yang Maha Membolak-balikkan hati"

Pagi itu aku tidak dapat mendengar dan melihat bagaimana perjanjian berat (akad nikah) yang dia buat di depan Bapakku dan penghulu. Namun pagi itu aku merasa tenang karena aku akhirnya menemukan pasangan hidupku. Kuberjalan kearahnya, mencoba selalu senyum kesemuanya. Doa-doa tamu yang disampaikan ke kami, membuatku bersemangat. Kupegang tangannya dan berusaha membuat suasana cair, meskipun aku dengar suara detak jantungnya, tapi aku berusaha tidak menggodanya. Hari itu meskipun perasaanku masih biasa saja, tapi hari itu adalah hari yang paling membahagiakan. Melihat tamu-tamu bahagia, melihat keluarga bahagia, dan terutama melihat orang yang menggenggam tangaku, orang yang Insya Allah akan menuntun dan menemaniku. Alhamdulillah.




Bismillah, semoga kita menjadi pasangan dunia dan akhirat yaa.. Terima Kasih telah memilihku. Terima kasih ya Allah atas pilihanMu. 

Alhamdulillah, akhirnya selesai juga cerita perjalanan kita. Dan bagaimana cinta itu tumbuh dan lain sebagainya, bahkan aku sendiri juga tidak menyadarinya.
Terima kasih telah membaca kisah kami. Kisah masing-masing orang dalam menemukan pasangan hidupnya berbeda-beda. Ujian sebelum pernikahan juga berbeda-beda. Yang terpenting selalu jagalah keyakinanmu dan ketaatanmu pada Allah sebelum  memasuki level-level kehidupan yang lebih tinggi.

with love
@salyasari

Suasana lagi mendukung banget buat review mumpung si krucil tidur, mamak males masak, suami belum pulang.

Jadi kemaren-kemaren merasa kulit ini sudah lama terabaikan, terus mulailah lihat youtube apa aja perawatan dasar untuk kulit. Dan pilihan jatuh ke Votre Peau Vitamin C Serum. Jadi ini dipakainya pagi dan malam. udah habis setengah botol, kalo di kulitku ini ga lengket setelah dipake, terus beruntusan dan komedo jadi berkurang juga tampaknya ga kusam gitu hasilnya. tapi juga ga bikin cerah.


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Halo semuanyaaa, maafkan aku yaaaa. Dari awal blog ini dibentuk, aku belum pernah menulis sama sekali. Hal itu dikarenakan banyaknya pekerjaanku, ditambah rasa malas harus melihat layar laptop lagi kalo sudah sampai kost. Aku kalau dikost dan punya waktu senggang sih lebih suka mainan HP, youtube an atau nonton k-drama hehe. 
Alhamdulillah tahun 2017 akan segera berakhir. Tahun 2017 adalah tahun yang paling membahagiakan untukku. Di tahun 2017 ini akhirnya aku menemukan pasangan hidupku. Yeeeyyy...setelah jatuh bangun mencari kesana kemari. Berdoa, merayu, meminta ke Allah untuk segera diketemukan sampai nangis-nangis 😭😭😭. Akhirnya terjawab sudah tahun ini, siapakah jodoh yang sudah disiapkan Allah itu. 
Jadi pada postingan pertamaku kali ini, aku akan menceritakan secara detail pertemuan aku dengan jodohku. Semoga kelak, bisa menjadi pengingat dan kenangan kami untuk dibaca-baca lagi. Dan cerita ini kupersembahkan untuk pihak-pihak yang sebelumnya penasaran akan kisah kami. Akhirnya kalian bisa lega juga setelah membaca cerita ini (berasa artis 😎😎😎)


12 Februari 2017
Hari ini aku baru pulang dari rumah  Ditsza di Bandung untuk nengokin bayinya yang baru lahiran. Sampai Jakarta tepat banget waktu magrib. Setelah mengantar Suci pulang ke kost, aku berniat untuk magrib di Masjid At-Tin, karena posisi masjidnya enak dekat dengan gerbang turun tol. 
Jam menunjukkan setengah 7 kurang, jadi masih sedikit leluasa sholat magrib. Setelah sholat magrib rasanya nanggung kalau langsung balik kost, mengingat kalau sudah lihat kasur di kost kadang bisa membuatku lupa segalanya. Jadi aku lanjut duduk di masjid nunggu sampai isya. Sambil menunggu isya itu, aku zikir-zikir ala kadarnya dan berdoa. Entah mengapa pada waktu itu, bawaannya mellow banget, mungkin karena kecapean perjalanan bandung-jakarta kalii yaaa. 
Jadi kupanjatkan deh doa-doa memohon jodoh disitu. Doa-doa yang sama sebenarnya seperti yang kupanjatkan sebelum-sebelumnya. Suasana masjid yang lumayan sepi menambah kekusyukan. Disitu aku tiba-tiba merasa lelah,
Memohon dengan sangat supaya Allah mengabulkan doaku. Supaya Allah mempertemukan aku dengan laki-laki sholeh yang mencintaiku karenaNya. Memohon Supaya aku dijauhkan dan disudahkan dari baper-baper yang menyesatkan. Benar-benar saat itu ada keyakinan dalam hatiku Allah akan mengabulkan doaku. Allah tidak akan menzalimi aku. Allah pasti sudah mempersiapkan rencana yang terbaik untukku 😊.
Foto Suci-Ditsza-Baby Dzaka-Aku (Bandung, 11 Februari 2017)


13 Februari 2017
Bangun dari tidur setelah sholat subuh (kira-kira jam 6an) seperti biasa langsung ambil hape, mematikan alarm dan berusaha mengumpulkan tenaga untuk mandi. Sambil goler-goleran, lihat WA yang masuk. Ada pesan dari Irawati, temenku yang sekarang menetap di Malang. pesannya sih singkat. 
Ira :"Sal..kalau ada yang mau mengajukan diri untuk melamarmu bagaimana?". 
😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮😮

me :"Serius? Siapa Ir?" ( Dalam hati sudah menduga siapa orangnya. Paling Mas itu)
Ira :"Orangnya gak mau ngasih tau dulu, mau lihat jawabanmu. Kamu maunya kaya gimana. Model kasih CV gitu lewat perantara aku? Tapi kayanya kamu gak perlu CVnya  karena kamu sudah kenal".
me : ( Dalam hati, "kaan aku sudah tau orangnya, gak salah lagi pasti dia") "Boleh Ir, kirim aja ya CVnya ke emailku"
Ira : "Oke ta kasih taunya arek e"

Sampai dikantor, rasanya aku masih penasaran siapa yang dimaksud ira, meskipun aku sudah menduganya. Terus iseng buka IG mas itu. 😮😮😮😮😮 Lah kok, masnya sudah posting bersama seorang wanita, dan mengarah serius. Jadi siapa dong laki-laki itu.
Tiba-tiba merasa gelisah. Kemudian buka ignya ira, lihat cowok single siapa yang lagi didekat ira yang aku kenal hehehe. Dan ternyata tidak ada bayangan sama sekali 😐😐😐. 
Baca ulang lagi chat ira, Kok di chat ira bilang arek'e ya, berarti seumuran donggg atau adek kelas menurut hasil analisisku sihhh 😥. 
Okelah aku hadapi hari itu dengan rasa penasaran. Sekali-kali aku mengintip email, cek inbox barangkali ada CV masuk, tapi sampai pulang kantor tidak ada email yg dimaksud, dan tidak ada lagi kabar dari ira.
"Ya Allah. .apakah kali ini sudah saatnya aku bertemu pasangan hidupku, ataukah ini sama seperti yang dulu hanya sebagai pelajaran bagiku, aku tak mau berharap lagi. ."

Ini Irawati

14 Februari 2017

Pada hari ini, entah kenapa, tiba-tiba terbersit satu nama (nama suamiku) yang aku curigai berikutnya. Entah kenapa terbersit namanya. Mungkin karena aku habis buka profil facebookku, dan menyadari ada satu nama yang tidak pernah absen mengucapkan selamat ulang tahun padaku entah di facebook atau path. Dan nama itu pas jaman SMA juga cukup terkenal pernah digosipkan suka denganku. 
Tapi masa dia sih, dia kan kerja di Surabaya, gak mungkin juga dia mau menikah sama aku yang sedang bekerja di Jakarta. Lagian kami berdua tidak pernah komunikasi sama sekali kecuali saling comment di media sosial, dan saling love postingan seperti yang kami lakukan juga dengan teman-teman lainnya. 
Aku dihubungi Ira lagi, katanya si dia habis telpon Ira. Besok Ira janji akan menelponku membahasnya karena saat ini dia sedang sibuk mengurus anaknya.

15 Februari 2017
Hari ini pemilu DKI dan kantor diliburkan. Saat makan siang di mall dekat kostku, aku menelpon Ira kebetulan dia sedang longgar. Kita ngobrol membahas si dia. Ira bilang kalau awalnya Ira dihubungi temannya si dia, dan menanyaiku apakah aku sudah punya calon. Lalu si dia juga menghubungi ira, si dia bilang mau serius denganku. Ira menjelaskan kalau Ira sudah mewanti-wanti, bahwa aku tidak mau pindah dari kantorku. Karena dulu Ira pernah gagal menjodohkan aku juga, hanya karena aku gak mau diajak pindah. 
Takjubnya aku, si dia bilang kalau dia tidak apa-apa akan mengusahakan pindah, mungkin pindah kekantor lamanya di Jakarta, mau mengikuti aku, se-nyamannya aku. Wow, nilai plus banget. Karena yang aku pertimbangkan dalam memilih pasangan adalah aku tidak suka jika di awal sudah menuntut macam-macam. Aku maunya bersama dengan orang yang mau mendiskusikan bersama, baiknya gimana 👫. 
Di akhir telepon Ira bilang bahwa dia teman satu angkatan 2008 Teknik Informatika juga dan orang Madiun juga. Yapss, akhirnya benar dugaanku. Sebelum telpon ditutup Ira memastikan, "Sebentar Sal, kita sebut coba namanya bareng-bareng, jangan sampai nama yang kita maksud beda (jadi dari awal telpon kita menggunakan inisial "dia")", "Oke", "Namanya..Pujianto (Anto)" 😇.

17 Februari 2017
Setelah telepon dengan Ira tanggal 15 kemarin, kemudian terjadilah proses tanya jawab, yaitu dimana aku mengajukan beberapa pertanyaan yang paling kuanggap penting, lalu aku sampaikan ke Ira, dan Ira melanjutkan ke Anto. 
Terjawab sudah jawaban-jawaban pertanyaanku dari Anto yang menurutku bagus tidak dibuat-buat, bahkan sesuai dengan yang aku harapkan. Aku sampaikan screenshot jawaban itu ke ibuku.
Ibuku bilang, "Ya sudah mbak, mas Anto dari dulu juga gak neko-neko. Bismillah saja dicoba", membuatku semakin mantap untuk mempertimbangkannya. Jadi Ira kemudian membuatkan grup WA namanya "Bismillah Lancar" yang isinya Ira, Anto dan aku. Di grup itulah pertama kalinya dalam proses ini aku dan Anto berkomunikasi. Di awal percakapan, Anto mengucapkan terima kasih karena aku mau mempertimbangkannya. Dia juga memberiku beberapa pertanyaan yang bagus juga. Beberapa pertanyaannya diantara lain:
1. Apakah aku mau menerima keadaannya yang yatim piatu, karena nantinya aku gak bisa merasakan punya mertua?
2. Apakah aku selalu berjabat tangan dengan lawan jenis?
3. Apakah aku selalu memakai kaos kaki?
4. Apakah aku bisa memasak?
Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan itu, memiliki maksud tersendiri. Dan setelah aku mendengar penjelasannya, sungguh membuat aku sangat malu, karena aku punya banyak sekali kekurangan. Alhamdulillah dia juga mengakui kalau diapun masih kurang juga, yang penting ada keinginan menuju lebih baik yaaaa. .💕



Screenshot Grup "Bismillah Lancar" yang baru dikirim suami hari ini. ( Namaku disitu sudah berubah 😍)

23 Februari 2017
Setelah saling bertanya pada tanggal 17-18 itu, grup jadi sepi, tidak ada kabar atau chat dari dia dan Ira. Aku juga disibukan ada kegiatan Bimbingan Teknis. Lalu hari kamis malam, tiba-tiba Anto chat di grup lagi, bertanya apakah kedua orang tuaku, hari sabtu tepatnya tanggal 25 Februari ada di rumah. Dengan tenang, aku menjawab "Ada", tidak tanya macam-macam. Lalu Anto membalas bahwa Insyaa Allah hari sabtu siang dia berencana akan menghadap ibu bapakku sendiri. Jika responnya positif, dia akan membawa keluarganya nanti di pertemuan berikutnya.

"Ya Allah, apakah benar dia jodohku, kuserahkan semuanya padamu, jika dia jodohku, mudahkanlah semua prosesnya". 

Kemudian bola bergulir di kedua orang tuaku. Bagiku dari sisiku, aku tidak punya alasan untuk menolaknya. Sekarang tinggal  dilihat bagaimana dari sisi kedua orangtuaku....( to be continued)

👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉👉


💚💚💚💚💚💚💚Beberapa hal yang belum tertuang💚💚💚💚💚💚💚
💖 Aku berdoa memohon jodoh, tidak hanya pada tanggal 12 Februari 2017 itu, tapi aku sudah berdoa memohon hal tersebut dari usia 24 tahun. Namun di usiaku 26-27 benar-benar sedang giat-giatnya. Aku sering mengulang doa-doa sebagai berikut:
ROBBI LAA TADZARNI FARDAN WA ANTA KHOIRUL WAARITSIN”. Artinya: “Ya Allah janganlah engkau tinggalkan aku seorang diri dan engkau sebaik2nya dzat yang mewarisi

💖 Tetap tenang dan santai menjalani hidup. Meskipun aku pengen banget segera diketemukan dengan jodoh. Meskipun dibully gara-gara jomblo sendiri. Meskipun sering ditanya "Kapan?". 
Aku santai banget menjalani setiap proses dalam hidupku. Selalu berdoa dan percaya pada rencana Allah. Tenang dan jangan terpengaruh, nikmati setiap harimu. Tidak perlu pusing cari jodoh. Cukup ceritakan pada orang yang kamu percayai untuk membantumu. Tidak perlu diumbar-umbar kesendirianmu, kesedihanmu. Tetap tenang. .😅

💖 Jangan berharap. Sudah beberapa laki-laki yang dicoba untuk dijodohkan denganku, dari temen sampai keluarga. Tapi ingat jangan berharap lebih, jangan bahagia berlebih, sebelum dia mengetuk pintu rumahmu dan memohonkan dirimu pada orang tuamu. Sudah beberapa kali aku terlanjur baper, dan entah mengapa selalu tak bisa melangkah lagi.

with love
@salyasari
Ceritanya karena Alhamdulillah uda jadi mamak-mamak, jadilah yang direview sekarang diapers. Karena sejak si Anak Kecil sejak lahir sama sekali ga make popok kain (mamak ga sanggup ngucek), jadi segala macem promo diapers diburu dan segala merk dicobain.


Beberapa merk diapers yang sempet difoto. Lainnya uda abis :D

1. Pampers Premium Care New Baby
Rejekinya Rayyan dapat free pampers premium sekerdus isi 8 pak (makasih Szasa uda ngasi info pampers gratisan). Kalo pampers premium ini enaknya ada indikatornya jadi tau uda full apa belum tanpa buka tutup pampersnya. Jadi kalo ngecek ga ganggu anak tidur. Perekatnya juga elastis, bahannya ga mengkerut meskipun uda penuh banget.

2. Pampers Premium Care Active Baby Pants
Kalo tipe ini sama persis sih kualitasnya kayak tipe New Baby, cuma modelnya celana. Buat Rayyan saat ini kurang begitu cocok karena ukuran pahanya kurang pas jadi kadang bocor dari samping paha. Mungkin kalo uda ga muat pake yang tipe Tape baru beralih ke tipe Pants ini.

3. Pampers Baby Dry Pants
Ini tipe di bawahnya premium jadi ga ada indikatornya dan lebih tipis, Rayyan juga kurang cocok karena masih belum pas ukuran pahanya. Motifnya kurang lucu dibanding yang premium (penting ya?)

4. Mamy Poko Extra Dry Newborn
Ini menurutku tipe premiumnya Mamy Poko. Secara harga juga ga beda jauh sama Pampers yang Premium. Aku suka karena tipenya perekat jadi pas di pahanya Rayyan plus ada indikatornya kalo penuh dan gak seberapa mengkerut bahannya pas dipakai. Cuma perekatnya kurang elastis dibandingkan Pampers New Baby.

5. Mamy Poko Standar 
Ini juga tipenya perekat, secara kualitas ga beda jauh sama Mamy Poko yang Extra Dry cuma ga ada indikatornya aja. Daaaan tipe ini sering banget promo jadi bolehlah buat selang seling hehee..

6. Pokana Pants
Katanya sih ini ada versi cowok dan ceweknya. Yang cowo kemasan warna biru dan cewenya pink. Tapi kalo yang ukuran S kemarin cuma nemu yang pink. Katanya sih kalo ukuran S cuma ada satu jenis. Modelnya pants dan lucunya ada motif Sailor. Lebih tebal dari Mamy Poko tapi karetnya tipis. 

7. Baby Happy
Baru tau juga ada diapers merk Baby Happy, tipenya perekat dan lebih tebal dibanding merk-merk yang aku sebut sebelumnya, cuma gampang banget mengkerutnya jadi kasian liat Rayyan pake bentar aja uda mengkerut. 

Sekian hasil dari beberapa percobaan diapers. Kalo ada lagi nanti ditambahkan siapa tau berguna buat ciwi-ciwi di masa depan. 

Oh iya Rayyan sempet ruam popok sih agak merah di bagian pantatnya. Trus aku kasih Sudocrem dan udah ga iritasi lagi. Sekarang udah ga pernah merah tapi aku masih kasih Sudocrem tiap habis mandi dan kadang pas gantiin diaper juga. 
Kalo pas Rayyan keringet buntet juga aku kasih ini sembuh juga. Isinya buanyak kayaknya bakal ga abis-abis.


Penangkal ruam

Semoga bermanfaat yaa :*
IPL adalah salah satu teknik yang sekarang banyak digunakan di bidang teknologi. Teknologinya menggunakan sinar broadspectrum wavelength. Beda ya dengan laser. Kadang masih banyak yang mikir kalau IPL itu laser. Setahun belakangan lagi tren penggunaaan IPL di beberapa klinik kecantikan. Termasuk aku pun tertarik pengen nyobain. ;)

Kenapa pilih di TBL bukan ZAP yang lagi hits itu? Simpel. Karena waktu itu promo TBL lebih menarik. Hehe. 750ribu rupiah sudah dapet IPL underarm lifetime. Plus kalau follow instagram diskon 50ribu. Jadilah aku cuma bayar 700ribu untuk seumur hidup hihi. Kalau untuk sekarang sih kayanya sudah ngga ada promo semurah itu. Setau aku untuk sekarang promonya 1juta untuk underarm dan itu untuk setahun aja bukan lifetime.

Tapi aku ga semata2 pilih TBL karena lebih murah, aku search dulu, baca2 forum di female daily, dan akhirnya sampai pada kesimpulan kalau TBL lebih ga sakit, dan lebih mencerahkan ketiak dibandingkan ZAP. Oke fix memantapkan hati ke TBL.

Jadi Februari 2016 aku ke TBL Bandung di Mayfair Building Sukajadi untuk nyobain IPL Underarm karena waktu itu masih free trial jadi masih nyobain gratisan kan lumayan hehe. Rata2 di forum pada bilang kalau IPL lebih ga sakit daripada waxing. Ternyata, sama aja. Rasanya tuh kaya ditusuk jarum tapi yaudah sakitnya pas itu aja, selesainya ga berasa apa2. Prosesnya cepet loh! 10 menit beres. Jadi awalnya bulu2 di ketiak kita dicukur pakai alat cukur khusus, kemudian dikasih gel dingin2 gitu, mulai deh proses IPL nya. Selama proses mata kita ditutup dengan handuk kecil.

Setelah melakukan proses IPL, dikasih petuah sama kaka2 pegawai kalau tidak boleh cukur, tidak boleh waxing, tidak boleh pake deodorant selama 24 jam, tidak boleh keringetan selama 24 jam. Soalnya kalau cukur atau waxing, pori-porinya akan membesar lagi. Kalaupun ingin mencukur, harus menggunakan alat cukur khusus yang bisa dibeli di TBL seharga 400ribu. Tapi alat ini susah dapetnya. Kata kaka2 pegawai di sana, harus order dulu. Limited gitu sepertinya.

Hingga saat blog ini ditulis (Desember 2016), aku sudah melakukan treatment sebanyak 9 kali. Treatment dilakukan 5 minggu sekali. Treatment pertama belum terasa efeknya. Seperti dicukur biasa. Itu harus ditahan-tahan selama 5 minggu ngga cukur bulu ketek :(

Treatment ke-2, ke-3, baru kelihatan efeknya. Bulu tetap tumbuh tapi akan rontok dengan sendirinya. Lama kelamaan bulu yang tumbuh mulai sedikit. Baru benar-benar berasa pas treatment ke-7. Bener2 ngga tumbuh sama sekali. Kalaupun ada yang tumbuh, sedikit aja. Dan beneran bisa mencerahkan ketiak. Untuk rasa sakit ternyata pas treatment awal-awal aja, treatment selanjutnya udah ngga sakit lagi. Karena pori-pori sudah mengecil. Kalaupun masih ada yang sakit itu tandanya masih ada pori-pori yang besar.

Oiya beneran jangan cukur pake alat cukur biasa ya. Karena aku pernah cukur di tengah2 lagi treatment, soalnya memang waktu itu harus pake baju sleeveless jadi mau gimana lagi. Tiba2 bbrp minggu kemudian tumbuh bulu sampe panjang. Nyesel deh cukuran. Jadi pori-pori kita membesar lagi, makanya bulu bisa tumbuh lagi.

Sebenernya selain treatment underarm, aku juga pernah cobain sekali yang V-I-O atau nama lainnya daerah intim wanita. SAKIT! Hahahah. Rasanya kaya ditusuk2. Jujur kalau disuruh pilih IPL atau waxing aku lebih milih brazilian waxing. Walaupun brazilian waxing ga kalah sakitnya. Tapi aku masih mau mengulang brazilian waxing daripada IPL. IPL VIO di TBL harganya 750ribu untuk sekali treatment. (harganya sama dengan IPL Underarm seumur hidup) Tapi karena pas nyoba kemarin (Februari 2016) lagi ada promo 50% jadi aku hanya bayar 375ribu.

So far aku suka treatment di TBL. Seluruh pegawainya ramah, selalu menginfokan kalau ada promo tapi ga maksa harus beli, tempatnya bersih, dan diakhir treatment jg dikasih minuman (air mineral / teh / jahe panas). TBL juga sering ngadain promo. Paling sering buy 1 get 1. Dan kalau ulang tahun, dapat diskon 50% all treatment di bulan ulang tahunnya. Dan satu lagi, untuk member hanya bisa di satu cabang saja ya. Misal aku di TBL Bandung berarti hanya bisa treatment di Bandung saja. Ngga bisa tiba2 pengen di Jakarta atau Surabaya. Tapi kalau pindah kota bisa. Misal dari Bandung aku mau pindah Jakarta bisa. Berarti untuk perawatan selanjutnya akan di Jakarta terus tidak di Bandung lagi. ;)








Tokyo Beauty Laboratory
📌 Mayfair Building lantai 2, Jalan Sukajadi no. 228
☎ 022-2036018
IG: @tokyobeautylaboratory
Open Hours: 10am-7pm


Adriena
Masih dalam permasalahan bruntusan dan jerawatan macem ABG. Semenjak hamil entah karena hormon atau saya nya yang males ngerawat muka yang berakibat satu muka tiba-tiba muncul jerawat dan dahi jadi bruntusan. Biasanya masalah cuma oily skin tapi ngga sampai jerawatan parah. Demi muka enak diliat sama diri sendiri dan suami, dimulailah pencarian produk skin care yang aman buat bumil dan ampuh mengatasi jerawat plus bruntusan ini.


Saya termasuk fans The Body Shop dari dulu, tapi karena harganya ga ekonomis kalau di beli tiap bulan, jadi cuma beli yang perlu-perlu banget saja. Saya pernah review salah satu rangkaian Tea Tree The Body Shop juga disini, and i love it to bits! Sekarang saya akan review salah satu produk baru dari rangkaian Tea Tree yang menurut saya unik dan praktis, yaitu 3 in 1 Wash-Scrub-Mask. Yep, satu produk bisa dipakai sebagai sabun cuci muka, sebagai scrub dan sebagai masker. How come? seperti klaim di web nya :

Simplify your skin care routine with our 3-in-1 cleansing solution that will help you purify your skin, scrub out impurities through gentle exfoliation and help mattify your skin, without over-drying.
  • Leaves skin feeling refreshed and smooth
  • Enriched with organic Community Trade tea tree oil
Tea Tree memang terkenal bukan sebagai minuman (karena beracun) tapi ampuh sebagai pembasmi jerawat dan blemish. Jadi memang diperuntukan buat buibu dan nak gadis yang muka nya gampang jerawatan dan oily. Saya beli produk satu ini via online di website The Body Shop, waktu itu dapet voucher 100rebu tapi hanya bisa via online saja, yawes cuss beli 2 produk rangkaian Tea Tree. Saya beli 3 in 1 Wash-Scrub-Mask dan Tea Tree Targeted Gel.


Saya pakai 3 in 1 Wash-Scrub-Mask mostly sebagai masker saja. Karena sudah ada facial wash sendiri jadi daripada dobel-dobel saya pakai hanya untuk masker seminggu sekali. How to use it as mask :
- Keluarkan produk di tangan, sedikit-sedikit saja karena coverage nya luaaaas.
- Apply it on your face
- Tunggu 5 menit  (kalau saya agak dilamain biasanya sampai 10 menit)
- Bilas dengan air biasa.

Tekstur nya memang tidak akan dry atau jadi kering seperti masker-masker biasanya, jadi dia akan tetap agak basah but not in annoying way, cukup kering kok. Waktu membilas, biasanya saya agak men-scrub wajah. Setelah menggunakan produk ini tidak perlu cuci muka lagi karena produknya sendiri sudah include wash juga. My face feels cleaner tapi tidak kering, terasa kenyal. That's why i love tea tree products from The Body Shop. Mereka membuat kulit wajah bersih tapi tidak jadi kering kerontang. Tetap lembab dan kenyal. 

So in love with this product, and after couple months tried this product, my husband said that the acne slowly but sure disappear. Ngga tau itu cuma manis dimulut aja atau memang bener hahaha. Tapi memang jerawat sedikit-sedikir memudar tidak seperti di awal-awal sebelum pakai. Oiya, setelah mask-scrub-wash saya totol-totol jerawat yang masih gede-gede dengan Tea Tree Targeted Gel. Besoknya ngga langsung kempes sih, tapi 2 hari kemudian jerawatnya mulai pudar. Beauty takes time honey. 

Love,
Szasa
Sejak hamil jadi males banget dandan, bahkan keluar rumah atau ngantor kadang ga pake bedak. Parah. Beberapa alat make up yang habis juga ga sempet beli *alesan*
Akhirnya karena sedih lihat muka sendiri, beberapa hari kemarin memutuskan beli beberapa make up salah satunya Mizzu Smart Liner. Tapi setelah kebeli dan baru dua kali pake, ternyata ga sebagus harapan. Emang sih pemakaiannya gampang dan cepet kering, harganya juga ga terlalu mahal, tapi baru beberapa jam pemakaian sudah luntur kemana-mana di sekitar kelopak mata :( hiks. 
Image result